Skip to main content

Taman Wisata Alam Papandayan


21-22 Oktober 2017 . Papandayan banyak sekali yang berubah dari tahun lalu. Sekarang  sudah dikelola pihak swasta menjadi Taman Wisata Alam Papandayan. Ada gerbang besar menyambut untuk tiketing yang taun lalu cuma Rp7.500 sekarang menjadi Rp60.000. Jalan yang dahulu masih tanah berdebu sekarang diaspal, ada kolam renang, ada bangunan tinggi, ada tempat parkir luas dan ada kamar mandi di sepanjang perjalanan dan di setiap camp.

Hanya opini saya saja, bagaimana kalau dipisah tiketingnya? Bagi pendaki mungkin tidak begitu peduli mau ada kolam renang atau gak karena hanya ingin naik Papandayan. Harga Rp 60.000 itu paling mahal setelah Gede Pangrango (ini juga kapok naik lagi, banyak "permainan duit" untuk administrasi, setidaknya dulu waktu saya naik). Lalu ada kamar mandi hampir disetiap perjalanan dan di camp? Gimana ya.. masa pagi-pagi subuh mau ambil air eh pada antre mandi di kamar mandi? Bisa sih dicari-cari alasannya misal pengunjungnya banyak lalu biar tetap bersih lingkungannya pakai pembuangan yang terpusat. Yang jelas Gunung Papandayan kini menjadi tempat wisata dengan segala bangunan diatasnya...

Dari Camp Pondak Salada ke atas tidak ada bangunan. Masih Papandayan yang dulu, semacam rindu.. lebih damai dan asli :)







 




Comments

  1. Waw, cuma jarak setahun tiketnya naik jadi 8 kali lipat, haha..
    dilema sih ya, disatu sisi mungkin income papandayan nya buat nambah2 income pemerintah/mungkin buat kepentingan pemberdayaan warga lokal disitu, tapi disisi lain jadi semacam kehilangan sesuatu gt ya (apa ya bahasanya :D), hihi..

    ntap!

    ReplyDelete

Post a Comment

Followers