Skip to main content

Kerinci 3805 mdpl

Akhirnya tiba juga masanya mendaki G. Kerinci. Gunung tertinggi kedua di Indonesia setelah Puncak Jaya Papua. Alhamdulillah.

Pengalaman perjalanan, ada 3 pos diawal lalu 3 shelter setelahnya. Entahlah yang mana yang dimaksud Pos disana karena tidak ada nama Pos 1, 2 maupun 3 sepanjang perjalanan. Hanya ada tempat datar yang diberi nama Bangku Panjang, Batu lumut, dan Pondok Panorama. Barangkali itu dia Pos 1, 2 dan 3. Hari Pertama menginap di Shelter 1 lalu hari kedua kita perjalanan menginap di Shelter 3 sekaligus untuk persiapan summit attack.

Medan jalur dari Basecamp - Shelter 1 panjang dan banyak landainya. Menuju Shelter 2 mulai terjal, menuju ke Shelter 3 lebih terjal lagi dan lebih butuh usaha extra. Summit attack dari shelter 3 tidak begitu jauh hanya sekitar 2,5 jam dengan medan jalur berbatu kerikil. Kerikil menuju puncak di Kerinci lebih bisa dipijak dan gak bikin merosot seperti di Semeru atau Rinjani. 

Btw di daerah basecamp (Kayu Aro) orang-orangnya berbahasa Jawa padahal mereka kelahiran sana, jadi seperti pulang kampung saja hehe... 

Kesan? seru seru! nambah teman baru, pengalaman baru. Masih ingat sampai Puncak Kerinci jam 5.40 WIB, lalu menikmati Sun Rise :)





 













Comments

  1. Jrii.. mantap bgt!!!

    btw, paling suka sm foto no 6. Itu sebelah kanannya di photoshop jd abu2, atau emg kyak gitu? kena debu vulkanik gt kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kok ke 6 sih. Kalau foto puncak memang di samping kawah ada belerang nya

      Delete
    2. yg ke 6 dari pict yg ada dirimu jri, hihi..

      Delete

Post a Comment

Followers