Skip to main content

Posts

Dapat Surat!

Dahulu kala ketika ane masih kecil, ane hidup terpisah dari nenek (ane nyebutnya Mbah Uti, ejaan ala anak kecil untuk Mbah Putri ). Mbah di Magelang, ane di Cilacap. Sebagai anak yang dibesarkan bersama nenek, sering ane kangen pulang ke Magelang. Kesempatan pulang hanya ketika libur panjang (kenaikan kelas/libur puasa). Nah disela-sela itu kalau pas Ayah atau Ibu ke Magelang baliknya ke Cilacap selalu mbah uti menitip surat untuk ane dan kakak ane, disitu ada tulisan khas dari mbah uti dan terselip uang jajan :D. Rasanya senang sekali, bahkan membuka amplop surat saja terasa menggembirakan... Oiya jangan lupa! masa kecil juga masa berseminya cinta monyet :D, beberapa kali dapat surat dari penggemar. Surat cinta ditulis dengan tinta warna-warni, kertas yang menawan, serta bahasa yang puitis (template yang digunakan sih sekitar "Kalau kamu jadi A maka aku jadi B nya" hahaha :D) kemudian diantarkan dalam bentuk origami unik.  itu dulu... Sekarang?

Kuliah Kerja Nyata

Barang kali inilah mata kuliah paling keren menurut ane, KKN (Kuliah Kerja Nyata). Kalau kata dosen KKN itu Kisah Kasih Nyata hahaha... Tapi emang terjun langsung ke lapangan, di kehidupan nyata, benar-benar MENYENANGKAN!! Dapat bertemu, bertutur sapa, berinteraksi dengan masyarakat kemudian membantu mengatasi permasalahan-permasalahan yang ditemui, sungguh mengesankan! Oke, ane dapat jatah KKN di desa Cacaban, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal. dari tanggal 15 Januari hingga 18 Februari 2013 KKN dilaksanakan. Setelah sebelumnya dilakukan survey ke desa untuk dikaji permasalahan-permasalahan yang ada, kami memutuskan beberapa program: Program Pokok: - Papanisasi Desa - Penyuluhan demam berdarah - Penyuluhan dan Pemilahan Tempat Sampah - Pelatihan Komputer bagi Perangkat Desa - Pelatihan RDQA Program Bantu: - Maulid nabi - Mari menabung - Snack sehat - Perpustakaan mini - Bimbingan belajar - Pola hidup bersih dan sehat Berkesan semua! nye...

Gua Rancang, Air Terjun Sri Gethuk, Pantai Sundak

Jalan-jalan menjelang akhir liburan, dengan rute Gua Rancang, Air Terjun Sri Gethuk, Pantai Sundak, (Gunung api purba gagal karena kami sudah capek hehe). Harga? karena transport kami memakai mobil salah satu kawan jadi gak tau berapa untuk masuk ke masing-masing lokasi. Mungkin sekitar 150.000 buat beli premium mobil pulang balik (dari Magelang - ke-3 lokasi - Magelang). Gua Rancang dan Air Terjun Sri Gethuk satu paket (satu lokasi)  masuknya dipungut Rp5000,- Didalamnya ada fasilitas perahu, nyebur-nyebur gitu lah... (kalau ini bayar lagi). Pantai Sundak. Retribusinya ane lupa, tapi satu deretan dengan pantai2 lain (jadi semacam pantai yang memanjang tapi dibagi2 jadi pantai2 tersendiri, dibatasi batu karang gitu lah... photos:

Pacar yang ngerti Agama

Bro, sist, ane mau cerita... Kemarin hari Sabtu ane jalan-jalan muter-muter Jogja, gak semuanya sih cuman ke Gua (lupa namanya), Air Terjun Srigethuk, Pantai Sundak. Yaaah dalam rangka ngisi liburan aja sih sebelum kesibukan perkuliahan... Nah pas di pantai sundak, banyak pengunjungnya nih dari WNI, WNA, muda sampai tua semua ada. Pantainya emang keren, Ah mungkin tentang jalan-jalan yang ini akan ane buatkan postingan tersendiri (kalau foto udah ngumpul hehe :D ). Ane mengamati ada pasangan muda mudi dimana yang cewek berjilbab dan pasangannya lagi foto-foto di pantai. Ane menganggap mereka belum menjadi suami istri layaknya pasangan muda mudi lain yang berlibur dan bermain-main di pantai (yaah semoga aja sih mereka sudah menikah).  Tau apa yang terjadi?

Bagaimana jika kisah mereka tak pernah sampai?

Sebelum menjalani kehidupan KKN, ane pingin ngepost uneg-uneg nih setelah nonton film Habibie-Ainun. Bukan tentang kisahnya, tapi uneg-uneg muncul persis justru setelah ane nonton cuplikan acara "Orang Pinggiran". Sering dijumpai nih ikhwan - akhwat yang begitu mendamba kisah cintanya bakal seperti Ali - Fatimah, Habibie - Ainun (meski ada pacarannya) atau yang di novel Ketika Cinta Bertasbih misalnya. Semua adalah kisah cinta yang berakhir manis. Memang sih ane akui mereka ini adalah manusia yang memiliki kesabaran diatas rata-rata. Bakal butuh waktu bertahun-tahun hingga mereka merasakan yang namanya "pacaran" yang halal (menikah), dan lain sebagainya. Tentu berbeda dong kesabarannya dengan mereka-mereka yang mencuri start. Pertanyaannya, apakah semua impian tentang kisah cinta itu akan hadir jika kisah Ali - Fatimah tidak pernah diceritakan atau kisah Habibie - Ainun tidak pernah di novelkan? Bagaimana dengan orang-orang pinggiran yang minim fasilitas...

Lingkaran

Wah keinginan untuk menulis ini akhirnya tak tertahankan juga. Lama sekali pingin nulis uneg-uneg tentang ini tapi selalu saja hanya menjadi wacana pada akhirnya haha... Mungkin bisa dibilang sejak berbulan-bulan yang lalu (kalau tidak salah inget sih namanya juga "mungkin"). Tapi akhirnya "aah gak jadi tulis ah", "aah gak perlu lah di tulis di blog", ada saja alasannya... Nah berawal dari mendengar bacaan quran/sholat Misyari Al Afasy, Tawfeeq As Sayegh, terkadang mendengarkan bacaan dari ustad Yusuf Mansur (berbeda-beda sih gaya bacaan beliau) ane sering ngerasa damai, sejuk, tentram. Dalam kedamaian itu entah kenapa ane sering teringat kebersamaan dalam lingkaran di SMA dulu. Terkadang  malah ngerasa sedang berada dalam lingkungan suasana pesantren ramadhan (ala SMA). Dan hal ini gak cuma sekali dua kali, berulang-ulang terjadi! mendengarkan -> damai -> terbayang.  Waaaaah, gampangannya "kangen" ane sama kalian bro..! Sebenernya ...

Logika Ratu Elizabeth dan 2 Permen

Ane kok suka banget sama logika Ratu Elizabeth dan 2 Permen ini ya :D. Pada kesempatan yang lain permen diganti dengan cokelat. Entah siapa yang menulisnya, ane juga tidak mempermasalahkan kebenaran ceritanya, hanya saja logika yang digunakan disini begitu menarik bagi ane... ikutan share aja: Seorang pria Inggris datang ke seorang Sheikh dan bertanya: Mengapa tidak diperbolehkan dalam Islam bagi perempuan untuk berjabat tangan dengan seorang pria? Sheikh menjawab: Dapatkah Anda berjabat tangan dengan Ratu Elizabeth? Orang Inggris berkata: Tentu saja tidak, hanya ada orang- orang tertentu yang bisa berjabat tangan dengan Ratu Elizabeth Sheikh menjawab: Wanita kami adalah ratu dan ratu tidak berjabat tangan dengan laki-laki asing. Kemudian pria Inggris bertanya lagi: Mengapa gadis-gadis muslim menutupi tubuh mereka dan rambutnya?

Followers