Skip to main content

Posts

Dua Empat November

Baru pagi ane ngepost tulisan Dua Tiga November. Eh dijawab hari itu juga... Pagi itu ane sedang ada rapat, tiba-tiba ada whatsapp message masuk. Undangan pernikahan! Pas baca ternyata yang menikah adalah sahabat mentoring ane waktu SMA. Seketika itu ane senyum sendiri dan gak lagi konsen rapat saking senengnya :D. Bukan apa-apa, hal yang paling ditunggu ane adalah siapa yang akan mendahului melepas masa lajang diantara kami kelompok mentoring SMA. Baru dapat message itu, siangnya ada lagi masuk. Undangan Pernikahan! lagi-lagi kawan mentoring ketika kuliah. Meski belum lama bersama mentoring tapi ane ikut seneng mendengarnya... Hari itu juga kesibukan ane berkurang hingga dibuat bertanya-tanya ada apa dengan hari ini? seakan Allah menyudahinya :D. Berita bahagia dateng pagi, siangnya berita bahagia lagi, sore sudah bisa pulang dari yang biasanya malam hingga larut malam. Mudah sekali Allah mengubah suasana hati. Dzat Yang Maha Penyayang... Ya Allah.... :)

Mimpi

Menarik, sampai siang ini ane masih teringat mimpi ane kemarin. Bukan karena isi ceritanya tapi pemandangan didalamnya yang begitu luar biasa. 

Gunung Manglayang, Bandung

Tak tinggi-tinggi amat Gunung Manglayang hanya sekitar 1.818 mdpl, setengah dari tinggi Semeru. Untuk mencapai puncak juga tak butuh waktu lama hanya sekitar 2 jam perjalanan. Sumber air hanya di "basecamp" awal dan cukup banyak karena memang sekaligus sebagai kawasan perkemahan.  Menjadi seru adalah ketika tersasar di gunung ini. Jalur yang dipakai adalah jalur "climbing" kalau boleh saya katakan. Tak seperti biasanya, jalur yang ane lewati mudah sekali longsoran batu dari atas. Sudah pasti bahaya batu jatuh menjadi ancaman apalagi dengan kemiringan yang curam. Untuk berjalan saja harus selalu waspada batu jatuh juga sembunyi-sembunyi di balik pohon. Sekadar berpijak menjadi sulit dengan ancaman terpeleset sehingga butuh pegangan, apapun itu entah akar pohon, batang, dsb. Repot sekali dibuatnya tak seperti pendakian ane yang sudah-sudah. Batu jatuh.  Setidaknya ada 2 kali potensi kecelakaan fatal. Dari awal melewati jalur ini selalu diteriakkan "A...

Salah - Benar

Fenomena "mmmh" akhir-akhir ini terjadi dikalangan masyarakat. Gimana ya mendeskripsikan "mmmh" itu?.. ane lihatnya semacam belum rela atau masih tak terima dengan apa yang seharusnya, bukan apa baiknya. Mungkin memang butuh waktu. 

Sepi di Keramaian

Gak ngerti mau ngisi blog pake tulisan apa, sudah lama tak berisi. Dahulu apa-apa bisa ane jadikan tulisan, pokoknya setiap kepikiran sesuatu langsung ane tulis karena mungkin ane bukan tipe orang yang mudah mengungkapkan sesuatu secara langsung. Kebanyakan dari mereka berakhir menjadi status atau tulisan yang entah tersampaikan atau tidak pesan didalamnya saya tak begitu peduli. Kata tes-tes ane tipe INTJ, ya intinya introvert-intovert gitulah. Bukan berarti tak mau bersosial, hanya semacam tak ingin menjadi beban atau masalah bagi orang lain. Mengungkapkan pendapat seakan menimbulkan tanggung jawab yang aneh bahkan ketika diskusi kelompok semisal mengungkapkan pendapat lalu dipakai menjadi pendapat kelompok, lalu ada masalah pada akhirnya malah berpikir sendiri meski sudah menjadi pendapat kelompok.  Atau sekadar meminta bantuan saja ane serasa berat sekali sekalipun ke temen sendiri. Pikiran "Ah nanti malah merepotkan, gak usah lah kalau gitu" terus saja muncul ...

Kacamata Konspirasi

Baru-baru ini ada berita bendera Palestina dikibarkan di Gedung PBB sebagai simbol diakuinya Palestina sebagai negara pengamat non anggota. Hasil tersebut merupakan hasil voting.  Bagaimana reaksi orang-orang mendengarnya? Ternyata beragam. Saya kira akan serupa seperti halnya saya sendiri yang mendengar hal tersebut seketika merasa senang. Ada yang mendengar berita tersebut memilih untuk berprasangka "Ada apa ini?", mereka juga sama-sama muslim. Memang tak masalah dengan prasangka tersebut, tapi bagi saya sendiri kok terlalu berlebihan. Ini mirip dengan teori-teori konspirasi yang penuh prasangka dan fakta yang di-cocok-cocok-an untuk mendukungnya. Lebih jelasnya saya berikan contoh sederhana:

Pulai Pari - Kepulauan Seribu

Sabtu-Minggu 29-30 Agustus 2015, Jalan-jalan kali ini tujuan ke Pulau Pari, salah satu pulau di Kepulauan Seribu. Gak ambil pusing kita memakai jasa agen travel Jalaners. Paket liburannya banyak ada Snorkling, Pantai Perawaan, Pantai Kresek, Pantai Bintang, sudah include transport, penginapan AC, makan, nyobain permainan air, sama Barbeque. Biayanya sekitar Rp 360 ribuan tidak termasuk transport ke pelabuhan titik kumpul (ane kumpul di Muara Angke). kesan?  Wah seruuu bingit!! Keseruannya bayangin aja lah ya, gimana rame-rame snorkling, gimana asiknya permainan air kasur dimana kita suruh bertahan diatas 'kasur' sambil ditarik boat kecepatan tinggi, dan lain sebagainya. Dan hari itu kita ngisi aktivitas dari pagi sampai malam, malemnya setelah Berbeque kita masih ke Pulau Perawan, padahal sudah berganti hari... Dan keesokan harinya, sudah pasti. Sunrise :) Kata si bapak empunya perahu yang ngantar snorkling, jaman dia masih jadi guide dulu tanya-ta...

Followers