Skip to main content

Terlalu banyak syarat...



Baru saja saya jalan-jalan di dunia maya, nemu sebuah situs yang baca isinya sungguh menjadikan hati ini tersentuh. Saya bukan mau menceritakan situs itu tapi makna yang tersirat ketika saya mengunjunginya (makna sengaja saya letakkan di bagian akhir artikel ini agar poin yang saya sampaikan mengena). 


Sederhana
Pertama kali mengunjungi situs itu kesannya "Sederhana". Halaman home hanya berupa tulisan-tulisan rata tengah dengan background dengan pattern sederhana. Tidak ada halaman lain semisal Profil, About, Contact, dll. Hanya mencantumkan link berbentuk tulisan ke situs lain. Foto pembuatnya hanya di letakkan begitu saja di antara tulisan-tulisan tadi.

Siapakah dia?
Dia seorang doctor ilmu hewan. Seorang doctor tapi blog beliau benar-benar sederhana. Apa yang beliau sampaikan dituliskan dengan tulisan rata tengah tadi. Simpel sekali. Gambarpun tidak ada bedanya diletakkan bergitu saja rata tengah.

Untuk siapa?
Tiba-tiba saya tersentuh ketika membaca sebuah kalimat di bagian paling akhir blog. Letaknya di bagian bawah. Kalimat itu bertuliskan (Semua nama disamarkan):

"This website is dedicated to the memory of my good friend Fulan, who so kindly established it for me back in 1998, and whose tragically early death in 2008 aged just 42 robbed America and the world of not only a very talented and dedicated cryptozoologist but also a great humanitarian. Your contributions to cryptozoology will never be forgotten, Penulis ; I am proud to have known you and to have been one of your friends."

Ya.. situs ini didedikasikan bagi sahabatnya Fulan yang telah meninggal. Di bagian bawah terdapat foto Fulan yang diberi ornamen-ornamen disampingnya. Kisah ini selesai sampai disini.

Dalam hati, "Ini baru sahabat sejati!". 

Sekarang ini banyak sekali orang yang untuk bahagia saja memberi banyak syarat. Padahal untuk dirinya sendiri. "Saya ingin menjadi ini, menjadi itu, punya ini, punya itu, baru saya merasa bahagia". Padahal cukup dengan bersyukur dengan apa yang diberikan, cukup dengan menjalani apa yang perlu dijalani hidup terasa tentram. 
Seorang ahli hewan seperti beliau diatas, hampir kebanyakan dari kita meremehkan profesi-profesi yang dianggah "tidak biasa" ini. Atau arkeolog, atau sejawaran, atau seperti yang kita lihat di acara Televisi orang-orang yang peduli dengan alam, merawat hewan-hewan di penangkaran yang letaknya di hutan. Bukankah ini bentuk dedikasi yang luar biasa?

Lihat bagaimana ketika rekan seperjuangan tidak bisa lagi berjuang bersama seperti sahabat ahli hewan tadi?  dan lihat bagaimana beliau mendedikasikan website untuk rekannya itu? 
Mereka terlihat begitu menikmati pekerjaan mereka, dan saya melihat ada kebahagiaan ketika mereka bekerja sama dahulu...

Saya sampai membayangkan jika kisah menarik ini difilmkan mungkin akan sangat menarik kisah persahabatan mereka...

ya.. sederhana saja, bersyukurlah dan jangan membuat banyak syarat untuk bahagia...

Comments

Followers